Kembali ke Blog
E-commerce

Berapa Biaya Buat Website Toko Online? Perbandingan Lengkap 2026

Tim Storo.id
22 Juli 2026
2 menit baca
Berapa Biaya Buat Website Toko Online? Perbandingan Lengkap 2026

Biaya buat website toko online berkisar antara Rp 199.000 hingga Rp 5.000.000 per bulan, tergantung platform, fitur, dan apakah Anda menggunakan jasa developer atau platform siap pakai. Untuk seller Shopee yang baru memulai, pilihan paling efisien dimulai dari Rp 199.000/bulan dengan biaya transaksi hanya 5%.

Komponen Biaya Website Toko Online

Sebelum memilih, penting untuk memahami apa saja yang membentuk total biaya website toko online:

  • Hosting: Biaya sewa server tempat website berjalan. Berkisar Rp 30.000-500.000/bulan tergantung spesifikasi.
  • Domain: Alamat website (contoh: tokosepatu.com). Biaya Rp 150.000-300.000 per tahun. Beberapa paket sudah menyertakannya.
  • Payment gateway: Sistem pemrosesan pembayaran. Biasanya dikenakan biaya per transaksi 1-3%, atau flat fee bulanan.
  • SSL Certificate: Keamanan HTTPS. Biasanya gratis (Let's Encrypt) atau Rp 200.000-2.000.000/tahun untuk premium.
  • Template/desain: Tampilan website. Gratis hingga Rp 1.000.000 untuk template premium, atau jutaan jika desain kustom.
  • Maintenance dan support: Pemeliharaan rutin, update, dan perbaikan bug. Bisa Rp 200.000-2.000.000/bulan jika menggunakan jasa.
  • Biaya transaksi platform: Beberapa platform memotong 0.5-2% dari setiap penjualan di atas biaya payment gateway.

Tabel Perbandingan Biaya Platform Website Toko Online 2026

Platform Biaya Bulanan Biaya Transaksi Domain Setup Support Lokal
Storo.id Rp 199.000 5% Termasuk 1-3 hari Ya (Indonesia)
Shopify Basic Rp 640.000 2% + payment gateway Berbayar terpisah 1-7 hari Tidak (Inggris)
WooCommerce Rp 50.000-300.000 Sesuai payment gateway Berbayar terpisah 3-14 hari Komunitas saja
Jasa custom Rp 500.000-5.000.000 Sesuai payment gateway Berbayar terpisah 1-6 bulan Tergantung vendor
Tokko/Jubelio Rp 299.000-999.000 Bervariasi Tergantung paket 1-7 hari Ya

Mana yang Paling Hemat untuk Seller Shopee?

Jawabannya tergantung pada omzet dan kebutuhan spesifik Anda:

  • Omzet di bawah Rp 5 juta/bulan: Mulai dengan paket terendah Storo.id. Biaya fisiknya paling ringan dan tidak perlu keahlian teknis.
  • Omzet Rp 5-50 juta/bulan: Storo.id tetap paling efisien. Penghematan dari biaya transaksi (5% vs 23-28% Shopee) mulai terasa signifikan.
  • Omzet di atas Rp 50 juta/bulan: Pertimbangkan paket premium atau negosiasi biaya transaksi. WooCommerce juga bisa jadi opsi jika punya tim teknis internal.
  • Butuh kustomisasi ekstrem: Baru pertimbangkan jasa custom, dengan anggaran minimal Rp 20-50 juta untuk pengembangan awal.

Dibandingkan terus berjualan di Shopee dengan komisi 23-28%, bahkan paket paling mahal sekalipun masih lebih hemat jika volume penjualan sudah cukup besar. Gunakan kalkulator fee Shopee kami untuk hitung sendiri potensi penghematan Anda.

Rincian Biaya Storo.id

Storo.id menawarkan transparansi penuh dalam biaya, tanpa biaya tersembunyi:

  • Paket mulai Rp 199.000/bulan sudah termasuk hosting, domain custom, SSL, dan semua fitur inti toko online
  • Biaya transaksi 5% sudah mencakup biaya payment gateway Xendit
  • Tidak ada biaya setup tambahan
  • Tidak ada biaya per produk atau per SKU
  • Support tim Indonesia via WhatsApp sudah termasuk

Lihat rincian lengkap di halaman harga Storo.id.

Siap memulai? Buat website toko online Anda bersama Storo.id dan mulai hemat dari biaya marketplace hari ini.

Butuh Bantuan Setup Webstore?

Tim Storo.id siap membantu Anda setup webstore dari data Shopee. Konsultasi gratis!

    Berapa Biaya Buat Website Toko Online? Perbandingan Lengkap 2026 | Storo.id