Kembali ke Blog
E-commerce

Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Tanpa Coding (2026)

Tim Storo.id
22 Juli 2026
4 menit baca
Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Tanpa Coding (2026)

Membuat website toko online sendiri tanpa coding kini bisa dilakukan siapa saja, bahkan seller Shopee yang tidak punya latar belakang teknis sekalipun. Dengan platform yang tepat, toko online profesional bisa jadi dalam 1-3 hari kerja tanpa perlu menyentuh satu baris kode pun.

Mengapa Seller Shopee Butuh Website Sendiri?

Berjualan di Shopee memang mudah, tetapi ada biaya yang sering tidak disadari: komisi platform berkisar 23-28% per transaksi. Artinya, dari setiap Rp 100.000 yang masuk, Rp 23.000-28.000 langsung dipotong sebelum sampai ke kantong Anda.

Dengan website toko online sendiri, biaya transaksi bisa ditekan hingga hanya 5%. Selain itu, Anda mendapatkan:

  • Data pelanggan 100% milik sendiri (nama, nomor HP, alamat, histori beli)
  • Branding penuh dengan domain custom (contoh: tokosepatu.com)
  • Tidak bergantung pada algoritma marketplace yang bisa berubah kapan saja
  • Harga jual lebih kompetitif karena margin lebih tebal
  • Kemampuan membangun loyalitas pelanggan lewat program membership dan voucher

2 Cara Membuat Website Toko Online (Coding vs Tanpa Coding)

Secara umum ada dua jalur untuk memiliki website toko online:

  • Dengan coding (custom development): Anda atau developer membangun website dari nol. Waktu pengerjaan 1-6 bulan, biaya bisa mencapai Rp 10-50 juta lebih, dan Anda perlu mengelola server sendiri.
  • Tanpa coding (platform/builder): Menggunakan platform siap pakai yang sudah menyediakan template, payment gateway, dan integrasi kurir. Setup 1-3 hari, biaya jauh lebih terjangkau, tanpa keahlian teknis.

Untuk sebagian besar seller Shopee, jalur tanpa coding adalah pilihan yang jauh lebih praktis dan hemat biaya.

Langkah-langkah Membuat Website Toko Online Tanpa Coding

1. Pilih Platform Website Builder

Ada beberapa pilihan platform di Indonesia: Shopify, WooCommerce (WordPress), Wix, hingga layanan lokal seperti Storo.id. Pertimbangkan faktor berikut sebelum memilih:

  • Biaya bulanan dan komisi transaksi
  • Dukungan payment gateway lokal (GoPay, OVO, QRIS, transfer bank)
  • Integrasi kurir Indonesia (JNE, J&T, SiCepat, Anteraja, dll.)
  • Kemudahan impor produk dari marketplace yang sudah ada
  • Dukungan bahasa Indonesia dan tim support lokal

2. Tentukan Domain

Domain adalah alamat website Anda (contoh: namtoko.com atau namtoko.co.id). Pilih domain yang:

  • Mudah diingat dan dieja
  • Mengandung nama brand atau kata kunci produk utama
  • Preferensi ekstensi .com atau .id untuk pasar Indonesia

Domain biasanya dijual terpisah seharga Rp 150.000-300.000 per tahun. Beberapa platform sudah menyertakan domain dalam paketnya.

3. Setup Payment Gateway

Payment gateway adalah sistem yang memproses pembayaran pelanggan. Untuk pasar Indonesia, pastikan mendukung:

  • QRIS (mencakup semua dompet digital)
  • GoPay dan OVO
  • Transfer bank otomatis (BCA, Mandiri, BRI, BNI)
  • COD (bayar di tempat)
  • Cicilan kartu kredit/debit

Storo.id menggunakan Xendit sebagai payment gateway, yang mencakup semua metode pembayaran di atas dengan biaya yang transparan.

4. Import Produk

Jika Anda sudah berjualan di Shopee, langkah ini bisa sangat memakan waktu jika dilakukan manual. Beberapa platform menawarkan fitur impor produk otomatis dari marketplace, sehingga nama produk, foto, deskripsi, dan harga bisa dipindahkan dalam hitungan menit.

5. Uji Coba dan Go Live

Sebelum website dibuka ke publik, lakukan pengujian:

  • Coba proses checkout dari awal hingga pembayaran berhasil
  • Uji di perangkat mobile (minimal 70% trafik e-commerce datang dari HP)
  • Pastikan notifikasi pesanan masuk ke WhatsApp atau email Anda
  • Cek kecepatan loading halaman

Berapa Biaya Membuat Website Toko Online?

Biaya sangat bergantung pada platform dan layanan yang dipilih. Secara umum:

  • Platform gratis terbatas: Rp 0 (tapi dengan subdomain, fitur terbatas, dan biaya transaksi tinggi)
  • Shopify: mulai USD 39/bulan (sekitar Rp 640.000) ditambah biaya transaksi
  • WooCommerce: hosting Rp 50.000-300.000/bulan ditambah plugin berbayar dan biaya developer
  • Storo.id: mulai Rp 199.000/bulan, biaya transaksi hanya 5%, domain custom sudah termasuk

Untuk perbandingan lengkap, lihat halaman harga Storo.id.

Storo.id: Cara Tercepat Punya Website Toko Online

Storo.id adalah layanan jasa pembuatan website toko online terkelola khusus untuk seller Indonesia. Setup hanya 1-3 hari kerja tanpa perlu coding, termasuk:

  • Domain custom pilihan Anda
  • Payment gateway Xendit (GoPay, OVO, QRIS, 11+ bank)
  • Integrasi 11+ kurir dengan tracking real-time
  • Import produk dari Shopee
  • COD support
  • Dashboard manajemen pesanan dan produk
  • Support tim Indonesia

Mulai dari Rp 199.000/bulan dengan biaya transaksi hanya 5%, jauh lebih hemat dibanding komisi Shopee 23-28%.

Buat website toko online Anda sekarang bersama Storo.id

FAQ

Apakah bisa membuat website toko online gratis?

Bisa, tapi fiturnya sangat terbatas. Platform gratis biasanya memberikan subdomain (bukan domain sendiri), membatasi jumlah produk, dan memotong komisi transaksi yang lebih tinggi. Untuk toko online yang serius, investasi bulanan Rp 199.000-300.000 jauh lebih worth it.

Berapa lama membuat website toko online?

Tergantung platform. Dengan jasa seperti Storo.id, website bisa siap dalam 1-3 hari kerja. Jika membangun custom dari nol dengan developer, bisa memakan waktu 1-6 bulan.

Apakah perlu hosting terpisah?

Tidak, jika menggunakan platform berbasis SaaS seperti Storo.id atau Shopify. Hosting sudah termasuk dalam biaya langganan bulanan. Hanya WooCommerce (WordPress) yang membutuhkan hosting terpisah.

Bagaimana cara menerima pembayaran di website toko online?

Melalui payment gateway yang terintegrasi. Storo.id menggunakan Xendit yang mendukung GoPay, OVO, QRIS, transfer bank otomatis, dan COD. Dana akan otomatis masuk ke rekening Anda sesuai jadwal disbursement.

Apakah bisa import produk dari Shopee ke website?

Ya, Storo.id menyediakan fitur import produk otomatis dari Shopee sehingga Anda tidak perlu menginput ulang ratusan produk secara manual. Foto, deskripsi, dan harga ikut terbawa secara otomatis.

Butuh Bantuan Setup Webstore?

Tim Storo.id siap membantu Anda setup webstore dari data Shopee. Konsultasi gratis!

    Cara Membuat Website Toko Online Sendiri Tanpa Coding (2026) | Storo.id