
Memilih website jualan online terbaik di Indonesia bukan soal platform mana yang paling populer, tapi platform mana yang paling menguntungkan untuk model bisnis kamu. Artikel ini membandingkan 7 pilihan utama — dari marketplace besar hingga webstore sendiri — lengkap dengan biaya nyata dan kapan sebaiknya memilih masing-masing.
Website jualan online adalah platform digital tempat penjual menampilkan produk dan pembeli bisa melakukan transaksi secara online. Ada dua kategori utama:
Banyak seller sukses pakai keduanya sekaligus — marketplace untuk volume, webstore untuk margin.
Storo.id adalah platform webstore yang dirancang khusus untuk seller Shopee Indonesia yang ingin punya toko online sendiri tanpa kerumitan teknis. Setup 1–3 hari kerja, tim yang handle semua konfigurasi teknis, dan kamu tinggal jualan.
Keunggulan utama Storo.id dibanding platform lain: kamu tidak perlu setting hosting, SSL, payment gateway, atau integrasi kurir sendiri. Semua sudah diurus tim. Cocok untuk seller yang fokus di produk dan marketing, bukan konfigurasi teknis.
Lihat detail fitur dan paket harga di halaman website e-commerce Indonesia kami.
Shopee adalah marketplace terbesar di Indonesia dengan ratusan juta pengguna aktif. Traffic organik sangat besar, tapi persaingan juga sangat ketat — ribuan produk sejenis bersaing di halaman yang sama.
Tokopedia memiliki basis pengguna yang kuat di segmen produk lokal dan UMKM. Sistem reputasi toko dan fitur Official Store membantu membangun kepercayaan pembeli.
TikTok Shop menggabungkan konten video pendek dengan transaksi langsung. Platform ini tumbuh cepat, terutama untuk produk fashion, kecantikan, dan lifestyle.
Shopify adalah platform webstore global dengan ekosistem plugin terlengkap. Cocok untuk brand yang sudah establish dan butuh fleksibilitas tinggi — tapi overkill untuk seller lokal pemula.
WooCommerce adalah plugin e-commerce untuk WordPress. Gratis di atas kertas, tapi butuh hosting, domain, SSL, plugin tambahan, dan developer untuk setup dan maintenance.
Lazada (Alibaba Group) beroperasi di 6 negara Asia Tenggara. Pangsa pasar Indonesia lebih kecil dari Shopee, tapi bisa jadi kanal tambahan untuk produk tertentu.
Tabel berikut menggunakan simulasi produk dengan harga jual Rp 100.000 untuk memudahkan perbandingan.
| Platform | Biaya Bulanan | Potongan per Transaksi | Uang Masuk dari Rp 100rb | Akses Data Pelanggan |
|---|---|---|---|---|
| Storo.id | Rp 199rb–750rb | 5% | Rp 95.000 | Ya, 100% |
| Shopee | Gratis | 18–28% | Rp 72.000–82.000 | Tidak |
| Tokopedia | Gratis | 5–10% | Rp 90.000–95.000 | Tidak |
| TikTok Shop | Gratis | 5–8% | Rp 92.000–95.000 | Tidak |
| Shopify | Rp 450rb–4,6 jt | 0,5–2% | Rp 98.000–99.500 | Ya, 100% |
| WooCommerce | Rp 40rb–200rb | Tergantung PG | Tergantung setup | Ya, 100% |
| Lazada | Gratis | 5–10% | Rp 90.000–95.000 | Tidak |
Catatan: potongan Shopee mencakup komisi + biaya layanan + estimasi biaya program promosi seperti gratis ongkir yang ditanggung seller.
Jawabannya tergantung tahap bisnis kamu saat ini:
Strategi paling umum di kalangan seller Indonesia yang sukses: tetap aktif di Shopee/Tokopedia untuk traffic, sambil bangun webstore sendiri untuk margin dan loyalitas pelanggan.
Jika kamu seller Shopee yang ingin punya toko online sendiri dengan setup cepat dan tanpa kerumitan teknis, baca panduan lengkap di jasa pembuatan website toko online kami — tim akan bantu dari nol hingga live dalam 1–3 hari kerja.
Tidak. Sebagian besar seller sukses menggunakan kombinasi marketplace (untuk traffic) dan webstore sendiri (untuk margin dan branding). Kedua strategi ini saling melengkapi, bukan saling menggantikan.
Bisa. Storo.id adalah platform webstore independen. Meski dirancang untuk memudahkan seller Shopee, siapapun bisa membuka toko online via Storo.id tanpa harus punya toko Shopee terlebih dahulu.
Setup standar memakan waktu 1–3 hari kerja. Tim Storo.id mengurus konfigurasi teknis termasuk domain, payment gateway, dan integrasi kurir. Kamu cukup menyiapkan foto produk dan informasi toko.
Plugin WooCommerce gratis, tapi kamu tetap butuh hosting (Rp 50rb–200rb/bulan), domain (Rp 150rb–200rb/tahun), SSL, dan plugin premium tambahan. Total biaya bisa jauh lebih tinggi dari harga publik yang terlihat.
Shopify paling rendah biaya transaksinya (0,5–2%), tapi biaya langganan bulanannya tinggi. Storo.id menawarkan biaya transaksi 5% dengan biaya bulanan yang jauh lebih terjangkau untuk seller lokal Indonesia.
Tidak ada platform jualan online yang sempurna untuk semua seller. Marketplace seperti Shopee cocok untuk memulai dan membangun volume, tapi margin tergerus oleh biaya 18–28%. Webstore sendiri memberikan margin lebih besar dan kontrol penuh atas data pelanggan, tapi butuh usaha membangun traffic.
Untuk seller Shopee Indonesia yang ingin naik kelas tanpa kerumitan teknis, Storo.id adalah titik masuk yang paling praktis — biaya transaksi 5%, setup 1–3 hari, dan semua infrastruktur teknis sudah diurus. Mulai eksplorasi opsi webstore kamu di halaman website e-commerce kami.
Tim Storo.id siap membantu Anda setup webstore dari data Shopee. Konsultasi gratis!